AWALI KEGIATAN DIBULAN JULI LPM IAIN KENDARI ADAKAN MAINSTREAMING DAN SOSIALISASI PEDOMAN MUTU

Kendari, LPM – Mengawali kegiatan dibulan Juli 2021, LPM IAIN Kendari menyeleggarakan kegiatan mainstreaming dan sosialisasi pedoman Mutu IAIN Kendari yang dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 4-6 Juli 2021. Dalam kegiatan ini LPM mengundang unsur Komite Jaminan Mutu (KJM) ditingkat Fakultas dan Gugus Jaminan Mutu (GJM) ditingkat Program studi IAIN Kendari sebagai pelaku proses penjaminan mutu yang dilakukan di IAIN Kendari. LPM juga turut menghadirkan para perwakilan LPM yang berasal dari luar IAIN Kendari khsusnya di Sulawesi Tenggara yakni dari LPM Universitas Sebelas November, LPM Universitas Mandala Waluya, LPM Universitas Sulawesi Tenggara, LPM Universitas Halu Oleo, LPM Universitas Muhammadiyah Buton, LPM Universitas Lakidende, LPM Sekolah Tinggi Hindu (STH) Batara Guru dan LPM Universitas Nahdatul Ulama Sulawesi Tenggara. Para punggawa LPM se-Sulawesi Tenggara dikumpulkan dalam forum ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dalam penyusunan pedoman mutu pada institusi pendidikan di sulawesi tenggara agar tercipta siklus penjaminan mutu kampus yang baik dan sistematis.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua LPM IAIN Kendari, Dr Asliah Zainal, MA. Dalam sambutanya beliau mengatakan bahwa LPM IAIN Kendari dalam 3 tahun terakhir telah menelurkan lebih dari 30 dokumen mutu yang penyusunannya melibatkan tim LPM dan unsur KJM fakultas serta dikonsinyering oleh pimpinan institut, serta ada beberapa pedoman hasil kolaborasi dari LPM PTKI di seluruh Indonesia. Dokumen-dokumen mutu yang ada melingkup peodman akadamik dan non akademik. Beliau juga menambahkan bahwa siklus mutu dapat berjalan dengan baik dan terarah dengan mengundang para KJM, GJM, dan LPM dari berbagai Universitas Yang ada di Sulawesi Tenggara.

 

Pembukaan secara resmi kegiatan mainstreaming dan sosialisasi pedoman mutu dilakukan oleh Wakil Rektor I, Dr. Husain Insawan, M.Ag sebagai perwakilan dari unsur pimpinan. Beliau menegaskan bahwa hal paling penting yang harus dilakukan institut adalah bukan hanya sebatas menyusun pedoman mutu dan menyebarkan pada program studi dan fakultas, akan tetapi bagaimana pedoman mutu ini dapat diinjeksikan ke dalam tubuh semua unit yang ada di IAIN Kendari. 

Beliau juga memesankan pada LPM agar siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) harus terus digaungkan oleh LPM sehingga seluruh lembaga dan unit serta fakultas dan program studi di seluruh IAIN. SPMI yang terukur pada institut dapat menunjang perolehan akreditasi dari program studi dan lembaga, baik akreditasi BAN-PT maupun sertifikasi ISO, AUN-QA dan lainnya. Sehingga diharapkan dengan akreditasi dan rekognisi lembaga yang baik dimata masyarakat maka dapat meningkatkan minat masyarakat pada IAIN Kendari.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari dengan berbagai rangkaian kegiatan diantaranya pemaparan dan sosialisasi pedoman mutu yang telah disusun oleh LPM IAIN Kendari selama tahun 2019 dan 2020 kemudian presentasi pedoman-pedoman yang telah disusun maupun yang sementara disusun pada tahun 2021 oleh tim penyusun dan tim konsiyering. Serta dilanjutkan dengan FGD Kolaborasi Penyusunan Pedoman Mutu Perguruan Tinggi Se-Sulawesi Tenggara. 

Outcome dari kegiatan mainstreaming dan sosialisasi pedoman mutu ini adalah tersusunya pedoman mutu yang berkualitas sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh BAN-PT dan dapat digunakan oleh kampus secara maksimal (DS/TP/WA).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *