C:\Users\Dewi Santri\Downloads\WhatsApp Image 2020-08-03 at 19.37.05 (1).jpeg

Kendari-LPM

Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Kendari pada masa pandemic melanjutkan Workshop Online Seri (WOS) II sebagai tindak lanjut hasil monev LPM dengan tema “Pemetaan dan Implementasi Transdisipliner Keilmuan di Perguruan Tinggi Islam”. Kegiatan ini menghadirkan Guru Besar Antropologi Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Prof. Heddy Shri Ahimsa-Putra sebagai narasumber tunggal. Kegiatan yang dilaksanakan secara online dengan aplikasi zoom pada tanggl 5 Agustus 2020, pukul 09.00-13.00 WITA ini dilakukan dengan tujuan untuk mengarusutamakan visi transdisipliner sebagai distingsi IAIN Kendari (transdisciplinary paradigm) pada civitas akademika IAIN Kendari. Kegiatan virtual ini faktanya tidak hanya dihadiri oleh para dosen lingkup IAIN Kendari, tetapi juga para dosen dari berbagai perguruan tinggi umum dan perguruan tinggi Islam dari seluruh Indonesia.

Rektor IAIN Kendari, Prof. Faizah binti Awad menyambut baik penyelenggaraan kegiatan LPM untuk membumikan visi IAIN Kendari tidak saja pada civitas akademika IAIN Kendari tetapi juga diseminasi secara massif kepada semua pihak. “Apa yang dilakukan LPM menjadi upaya-upaya strategis yang dilakukan institusi untuk makin meningkatkan mutu perguruan tinggi terutama pada implementasi visi IAIN Kendari. Upaya ini sekaligus juga adalah cara IAIN untuk membenahi diri secara terus menerus dalam upaya alih status menuju UIN yang insya Allah akan segera terwujud.” Demikian paparan Profesor dan Rektor perempuan pertama di IAIN Kendari ini.

Prof. Heddy Shri Ahimsa-Putra menjelaskan secara rinci rancang bangun paradigma transdisipliner dan bagaimana mengimplementasikan paradigma tersebut di perguruan tinggi Islam. Dalam paparanya, pakar paradigm ilmu social dari Universitas Gajah Mada ini menjelaskan langkah-langkah strategies implementasi paradigm transdisipliner diantara ilmu-ilmu agama, ilmu social humaniora, dan ilmu-ilmu alam. Guru Besar Antropologi ini berulang kali menjelaskan “Memahami Transdisipliner sebagai paradigm harus lebih dahulu memahami paradigm dan mengimplementasikannya bukan perkara mudah, sehingga membutuhkan tahapan-tahapan yang berulang dan terus menerus. IAIN Kendari lewat visinya sudah memulai itu, dan jika ini berhasil, maka akan menjadi kehebatan tersendiri bagi kampus ini”.

Ketua LPM IAIN Kendari, Dr. Asliah Zainal, M.A. dalam pengantarnya menjelaskan beberapa mile stone upaya LPM untuk mencapai visi transdisipliner secara jangka pendek yang dimulai tahun 2019 hingga tahun 2024 sesuai Renstra LPM. Di tahun 2019, LPM menyelenggarakan seminar dan lokakarya paradigm transdisipliner dengan target menyatukan pemahaman lebih dalam kepada para dosen IAIN Kendari terkait dengan aspek ontology, epistemology, dan metodologi transdisipliner. Tahun 2020, difokuskan pada pelaksanaan workshop pemetaan dan implementasi transdisipliner yang dilakukan secara virtual. 2021 sudah lebih operasional dengan fokus menemukenali bentuk transdisipliner pada masing-masing disiplin di fakultas lingkup IAIN Kendari dan dilanjutkan tahun 2022 berupa identifikasi dan pemetaan irisan dan titik temu transdisipliner diantara berbagai disiplin IAIN Kendari. Tahun 2023 difokuskan pada diseminasi dan induksi transdisiipliner pada tridharma perguruan tinggi, yaitu ranah pendidikan/pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat dan 2024 merupakan implementasi dan penguatan transdisipliner secara terus menerus. “Dengan mile stone ini, kami berharap dapat memetakan invisioning IAIN Kendari pada masa depan sekaligus juga menjadikan visi transdisipliner lebih grounded dan mengejewantah pada para dosen dan mahasiswa”, demikian pungkasnya.

Transdisipliner menjadi distingsi IAIN Kendari sebagaimana tertuang dalam visi IAIN Kendari yaitu “Menjadi pusat kajian Islam transdisiplin di kawasan Asia tahun 2045”. Visi ini diharapkan dapat dipahami dengan baik dan dapat diimplementasikan dalam setiap aktivitas civitas akademika IAIN kendari, terutama pada tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan/pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (AZ/DS).

Categories: Berita