C:\Users\Dewi Santri\Downloads\WhatsApp Image 2020-07-25 at 05.16.09.jpeg

Kendari-LPM

Lembaga penjaminan mutu (LPM) IAIN Kendari menyelenggarakan seri rangkaian workshop online yang dilakukan secara daring sebagai upaya tindak lanjut dari hasil monev LPM yang dilakukan setiap tahun. Workshop online yang dilaksanakan tanggal 28 Juli 2020 bertemakan “integrasi penelitian dan pembelajaran di perguruan tinggi” yang menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. Asliah Zainal.,MA (Ketua LPM IAIN Kendari) dan Nabiela Naily, M.Hi., MA (Ketua L-PIU SILE/LLD UIN Sunan Ampel Surabaya).

Workshop Seri#1 ini dilatarbelakangi oleh temuan Tim Monev LPM pada standar pembelajaran pada aspek pengimplementasian hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyaralat dalam proses pembelajaran sebagaimana yang dituntut dalam poin akreditasi.

Agenda workshop Seri (WOS) I dilakukan LPM dengan menggunakan perangkat zoom yang diikuti oleh para dosen dari beberapa perguruan tinggi Islam negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Dua poin utama yang dibahas dalam WOS I yaitu model integrasi penelitian dan pengabdian masyarakat dalam pembelajaran dan strategi implementasinya dalam pembelajaran di perguruan tinggi.

Dr. Husain Insawan M.Ag. memberikan apresiasi atas upaya LPM dalam melakukan perbaikan hasil monitoring dan evaluasi sebagai kegiatan rutin LPM. “Dengan dilaksanaknnya kegiatan ini maka diharapkan makin banyak dosen IAIN Kendari yang menghadirkan/menyajikan topik-topik penelitian ke dalam ruang-ruang kelas pembelajaran”, demikian sambutan Wakil Rektor 1 IAIN Kendari.

Dr. Asliah Zainal, MA mengingatkan kembali ruh dari seorang dosen pada dasarnya adalah sebagai pendidik profesional dan ilmuwan yang diukur dari kompetensi dalam pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. “Jadikan kelas sebagai incubator dan kanal akademik, tempat dimana riset-riset dosen dibentangkan, dieksplorasi dan diperkaya dengan mengajak kolaborasi mahasiswa”, tegas narasumber yang juga adalah Ketua LPM IAIN Kendari ini. Sementara itu, Nabiela Naily, M.Hi, MA menjelaskan bagaimana service learning sebagai wadah untuk mendekatkan kampus dengan masyarakat melalui dharma pembelajaran. “Kita para dosen sangat penting untuk memaksimalkan masing-masing tridhrama dengan memaksimalkan nilai-nilai pembelajaran dengan menonjolkan kedekatan dan kemitraan dengan masyarakat”, demikian pungkas dosen Fakultas Syari’ah UIN Sunan Ampel Surabaya yang juga menjadi Ketua L-PIU SILE/LLD.

Integrasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam pembelajaran merupakan salah satu item penilaian akreditasi perguruan tinggi dan program studi. Mengacu kepada hal tersebut, maka focus monev yang dilakukan LPM yang dilakukan selama sepekan sejak tanggal 1-7 Juli 2020 diarahkan pada standar pembelajaran dengan mendasarkan pada penilaian akreditasi 9 kriteria. (AZ/DS)

Categories: Berita